Kerusakan Software Komputer-8

05.53 / Diposting oleh Sistem Informatika / komentar (0)

Masalah : Hardware tidak terdeteksi oleh komputer.
Gejala : Sebelumnya pendeteksian hardware tersebut bisa berhasil dengan baik di dalam jendela Device Manager.
Solusi :
Buka Device Manager dan perhatikan pada bagian toolbar terdapat tiga pilihan pokok untuk pengelolaan driver hardware yaitu:

1. Update Driver
2. Disabled
3. Uninstall


Pilihan Update driver digunakan untuk melakukan pancarian kembali driver atau melakukan install ulang driver hardware yang mengalami masalah. Pilihan Disabled digunakan untuk me-nonaktifkan driver hardware yang sebelumnya aktif. Sedangkan pilihan Un-install digunakan untuk melakukan penghapusan driver yang ada.
Jika hardware mengalami masalah yaitu tidakterdeteksi oleh Sistem Operasi, makaAnda bisa melakukan langkah Update Driver. Sebagai contoh, di bawah ini adalah urutan langkah untuk melakukan proses update driver tersebut.

1. Aktifkan Device Manager dan klik cfwerdari perangkat keras yang akan di update.
2. Klik tombol Update Driver. Akan muncul tampilan sebagai berikut.
3. Dan tampilan di atas. terlihat dua pilihan yang harus dilakukan sebagai berikut: Install Software Automatically. Dengan pilihan ini, komputer akan melakukan pencarian driver secara otomatis. Install from a list spesific location. Opsi ini dipilih jika Anda sudah memiliki disket atau CD driver dari perangkat ke ras yang dipilih untuk di update drivemya.
4. Sebagai contoh, pilih opsi [Install Software Automatically] dan kemudian tekan tombol [Next] untuk melanjutkan proses.
5. Proses pencarian driver secara otomatis dilakukan oleh komputer. Jika ditemukan driver yang cocok, maka proses akan berhenti.
6. Tetapi jika tidak, maka akan muncul tampilan untuk melakukan pencarian lokasi driver secara manual sebagai berikut.

Untuk menuju lokasi driver yang diinginkan, klik tombol Browse dan can driver atau folder dimana terdapat lokasi driver tersebut. Dan jika file driver sudah ditemukan, ikuti langkah-langkah yang ditunjukkan oleh kotak dialog tersebut sampai proses selesai.

Kerusakan Hardware Komputer-5

05.52 / Diposting oleh Sistem Informatika / komentar (0)

Keyboard dan Mouse
Dua komponen utama sebagai media masukan komputer adalah keyboard dan mouse. Beberapa masalah sering timbul mengganggu kinerja kedua komponen tersebut, antara lain :

Keyboard Error or No Keyboard.

Pesan ini tampil saat komputer start karena pada proses POST, komputer memeriksa seluruh perangkat yang ada. Beberapa kemungkinan yang menyebabkan timbulnya masalah ini, yaitu :

* Keyboard belum terpasang dengan benar pada konektornya. Cobalah periksa dan betulkan kembali konektornya.
* Salah satu kabel keyboard ada yan putus. Cobalah menggunakan keyboard yang lain.
* Salah satu atau beberapa tombol keyboard ada yang tertekan saat proses POST berlangsung, biasanya diikuti bunyi bip pendek yang terus menerus. Periksa tombol-tombol keyboard.
* Kemungkinan lain adalah kerusakan pada rangkaian elektronik atau rangkaian kontroler keyboard pada mainboard. Cobalah dahulu dengan menggunakan keyboard yang normal, jika masih bermasalah dapat dipastikan kontroler keyboard pada mainboard yang mengalami kerusakan.

Ketikan rangkap (respon keyboard terlalu cepat)
Keyboard yang terlalu peka atau terlalu cepat merespon penekanan tombol akan menghasilkan cetakan rangkap (berulang). misalnya a menjadi aaa walaupun hanya menyentuh tombol a sekali. Sering hal ini akibat keyboard sudah lemah atau kotor, dapat dicoba membersihkan bagian dalam keyboard. Hal lain yang mungkin menjadi penyebab terjadinya masalah ini adalah setup typematic rate pada BIOS yang terlalu pendek. Cobalah mengatur ulang setting pada setup BIOS dengan typematic rate yang lebih panjang atau set ke default-nya.
Mouse tidak dikenali.
Jika pada saat menghidupkan komputer temyata mouse tidak dikenali.beberapa hal di bawah ini kemungkinan penyebabnya, yaitu :

* Kabel mouse temubung kurang sempurna pada konektor port mouse. Periksa nubungan kabel tersebut, perhatikan pula kemungkinan adanya kabel mouse yang terputus.
* Device driver untuk mouse tidak terinstal dengan benar. Pada komputer dengan sistem operasi DOS, device driver mouse biasa ditempatkan pada file CONFIG.SYS atau AUTOEXEC.BAT, periksa kedua file tersebut dan lokasi tempat file tersebut berada.
* Sedangkan pada sistem operasi Windows, bisa memeriksanya pada System Properties melalui menu [Start], [Setting], [Control Panel], [System], [Device Manager].

Mouse atau port mouse rusak.

Untuk memastikannya bisa mencoba menukar dengan mouse yang lain. Masalah lain yang sering terjadi adalah tidak berfungsinya mouse sebagaimana mestinya. Ketidak-normalan tersebut adalah :

* Mouse dikenali namun tidak bisa berfungsi. Ini dialami oleh mereka yang menggunakan sistem operasi Windows. Mouse hanya tampil bempa kursor, tanda panah atau tanda lain di tengah-tengah layar monitor, dan tidak bisa digerakkan. Hal ini bisa disebabkan oleh karena mouse yang msak atau device driver yang ada tidak sesuai. Atasi dengan me-remove device driver dari Device Manager, kemudian deteksi lagi keberadaan mouse. Jika mouse terdeteksi tetapi tetap tidak berfungsi dengan baik, maka kemungkinan mousenya yang msak.
* Mouse berjalan tersendat-sendat atau kursor melompat-lompat. Cobalah perbaiki device drive rmouse atau atur kecepatan mouse pada item mouse dari [Control Panel], yaitu pada tab [Motion], dari [Mouse properties]. Jika belum bemasil. cobalah buka dan bersihkan tempat bola mouse.
* Jika tombol mouse tidak merespon dengan baik, cobalah atur melalui fasilitas pengaturan kecepatan klik mouse pada item mouse dari [Control Panel], pada tab [Button] dari [Mouse Properties]. Selain itu coba bersihkan tombol mouse dengan bantuan cairan contact cleaner.

Kerusakan Software Komputer-7

05.52 / Diposting oleh Sistem Informatika / komentar (0)

Masalah : Shutdown berjalan sangat lambat.

Gejala : Shutdown Windows dapat berjalan dan berhasil mematikan komputer, tetapi prosesnya sangat lambat bahkan dilakukan dalam beberapa menit.

Solusi :

Seringkali masalah shutdown yang terlalu lama disebabkan karena konsekuensi dari perangkat lunak yang dijalankan ketika proses shutdown dilakukan. Hal lain yang bisa menyebabkan itu adalah crash antar perangkat keras yang satu dengan perangkat keras yang lainnya dalam komputer Anda. Jika menemui masalah seperti di atas, lakukan uji coba dengan trial and error, program atau perangkat apakah yang menyebabkan hal itu terjadi. Berikut adalah beberapa analisa yang didapatkan dari berbagai sumber tentang proses shutdown yang terlalu lambat tersebut.

1. Berdasarkan pengalaman, penggunaan service online help pada dari sebuah driver perangkat keras dapat menyebabkan proses shutdown berjalan lambat. Yang pernah terjadi adalah pada komputer yang memiliki driver Nvidia, tepatnya Nvidia Driver Helper. Solusinya adalah matikan service Nvidia Driver Helper tersebut dengan menggunakan [Start > Control Panel > Administrative Tools > Services]. Nvidia Driver Helper tersebut jika aktif akan muncul pada daftar service. Untuk mematikan service tersebut, klik kanan pada status (tepatnya pada tulisan “Started” dan pilih opsi Stop service. Pada tipe service gantilah menjadi Manual.
2. Me-nonaktif-kan terminal service juga akan mepercepat proses shutdown komputer. Beberapa ahli mencatat percepatan waktu booting dari 2 menit sampai hanya 10 detik jika Anda menon aktifkan fasilitas tersebut. Perlu dicatat bahwa Terminal Services dibutuhkan jika Anda menjalankan fasilitas Remote Assistance, Fast User Switching, dan Remote Desktop pada Windows XP. Tetapi jika Anda tidak menjalankan aplikasi tersebut maka Terminal service bisa dimatikan. Caranya masih menggunakan menggunakan [Start > Control Panel > Administrative Tools > Services]. Carilah [Terminal service] dan double klik jika ditemukan maka ecara otomatis security system akan menghapus pagefile virtual memori pada saat proses shutdown. Tentu saja hal itu akan memperlambat proses shutdown.
3. Anda bisa menon-aktifkan pembersihan page file tersebut dengan menggunakan GPEDIT. Klik [Start > Run…], ketik [GPEDIT.MSC], lalu klik [OK].
4. Carilah bagian [Computer Configuration > Windows Settings > Security Settings > Local Policies > Security Options]. Jika sudah ketemu pada bagian sebelah kanan cari opsi [Shutdown: Clear virtual memory Pagefile]. Double klik bagian tersebut untuk menonaktifkan lalu pilih [Enabled].
5. Cara lain untuk mempercepat proses shutdown adalah dengan menon-aktifkan event log pada proses shutdown komputer. Caranya seperti pada langkah nomor 1 dan 2 masih menggunakan menggunakan [Start > Control Panel > Administrative Tools > Services].Carilah bagian [Event Log] dan double klik jika ditemukan. Pilih opsi [Disabled] pada kotak [startup type].

Kerusakan Software Komputer-6

05.51 / Diposting oleh Sistem Informatika / komentar (0)

Masalah : Ketika Shutdown, Komputer Malah Restart Otomatis.
Gejala :Ketika melakukan proses Shutdown, tiba-tiba Windows restart secara otomatis. Padahal opsi yang dipilih adalah Shutdown Computer bukan Restart Windows.
Solusi :
Pada kondisi default, maka sistem Windows akan memberikan aksi restart secara otomatis jika komputer mengalami crash. Jika Anda ingin mengubah aksi restart otomatis tersebut, maka Anda dapat melakukannya dengan beberapa cara seperti berikut:

1. Klik kanan My Computer dan pilih Properties.Pilih tab Advanced, klik tombol [Setting] yang terdapat pada kolom [Start Up and Recovery]. .Opsi [automatically restart] di non aktifkan dengan menghilangkan tanda chek pada [AutomaticallyRestart], lalu klik tombol [OK]
2. Hilangkan [automatic restart] dari registry. Cara lain untuk menghilangkan opsi automatically restart adalah dari registry Windows. Cobalah cari [HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEM CurrentControlSetControlCrashControl]
3. Pada kotak sebelah kanan pilih [AutoReboot], kemudian klik kanan dan pilih opsi [Modify]. Masukkan nilai 0 pada kolom Value data untuk me-nonaktifkan atau nilai 1 untuk mengaktifkan.
4. Menon-aktifkan opsi [Autoreboot] pada [Crash Control]. Jalankan lagi regedit untuk melakukan editing terhadap bagian crash controlnya, masuklah ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEM CurrentControlSetControlCrashControl.
5. Klik kanan pada bagian [AutoReboot], pilih [modify]. Nilai 1 berarti pilihan auto rebootdiaktifkan dan nilai 0 berarti auto reboot telah di-disable.

Kerusakan Software Komputer-3

05.50 / Diposting oleh Sistem Informatika / komentar (0)

Masalah : Booting berhasil tetapi sangat Lambat

Gejala : Proses booting berhasil, komputer masuk ke sistem operasi Windows XP. Tetapi proses booting sangat lambat, padahal jika dilihat dari spesifikasi komputer yang ada, tidak seharusnya proses booting selambat ini.

Jika komputer yang lambat dalam melakukan proses disebabkan karena spesifikasi processor dan kapasitas Memory yang rendah, memang sudah demikian halnya. Tetapi jika spesifikasi komputer yang ada sudah cukup memadai sedangkan proses booting masih lambat, itu yang harus dicari solusinya.
Komputer yang terlalu lambat pada saat melakukan proses booting, biasanya disebabkan karena terlalu banyaknya program yang di-upload pada saat start-up. Hal itu dapat membuat komputer boros memori. Untuk mengatasi hal itu, coba lakukan langkah-langkah sebagai berikut;

1. Tutup semua aplikasi yang sedang aktif pada komputer.
2. Kemudian munculkan kotak dialog [System Configuration Utilities] dengan melakukan klik terhadap [Start > Run...]
3. Ketikkan “MSCONFIG” pada kotak Open dan tekan tombol [Enter]. Hal itu akan memunculkan kotak dialog [System Configuration Utility]
4. Klik tab Startup pada kotak dialog tersebut Tanda centang yang muncul pada kotak dialog ini mempakan daftar program-program yang aktif sejak Windows dijalankan. Jika tanda centangnya cukup banyak, maka hilangkan beberapa yang tidak Anda anggap perlu dan biarkan hanya terdapat pada program yang perlu saja. Sebagai contoh hilangkan saja tanda centang dari program program seperti e-mail client, messenger, Microsoft Office Start-up dan aplikasi lainya yang sebetulnya dapat dibuka kapan saja.
5. Klik tombol Apply dan OK untuk meng aktifkanya. Dan klik Yes pada konfirmasi untuk me-restart sistem Anda. Lakukan pengontrolan daftar start

Kerusakan Software Komputer-2

05.49 / Diposting oleh Sistem Informatika / komentar (0)

4.

agus-sale1



Baca juga artikel ini :

* Kerusakan Hardware Komputer-1
* Kerusakan Hardware Komputer-5
* Permasalahan File DLL Pada PC
* Kerusakan Software Komputer-6
* Kerusakan Software Komputer-14
* Kerusakan Software Komputer-8
* Kerusakan Hardware Komputer-2
* Kerusakan Software Komputer-3
* Mengatasi Masalah Komputer Mati Tanpa Peringatan
* Kerusakan Software Komputer-5

coded by agus4sale
← Next post Previous post →
Subscribe / Share
Tweet this! Digg This! Bookmark on Delicious StumbleUpon add to technorati Reddit Share on Facebook Subscribe to our RSS feed.
Komentar Anda adalah kehormatan bagi kami !
Komentar Anda disini :
Click here to cancel reply.

Name (required)

Mail (will not be published) (required)

Website

Feedburner counter
Subscribe
Who’s Behind The Scenes Belajar Komputer
belajar_komputer Sesungguhnya saya bukanlah blogger profesional, tetapi paling tidak bahwa saya ingin tahu bagaimana cara menjadi blogger profesional. Agussale.com adalah blog pertamaku dengan tema komputer dan internet. Sesuai pengalaman saya, maka blog ini lebih fokus pada Belajar Komputer, Perawatan Komputer, Perbaikan Komputer dan sedikit tentang blog dan internet. Semoga blog ini bisa membantu setiap pengunjung.
Free Ebook Panduan Teknisi Komputer
Artikel Terakhir Belajar Komputer

* Tips SEO On Page, Berhasil Mencapai Posisi 3 Besar Google, 4 Besar Yahoo
* 8 Cara Paling Mudah Untuk Mempercepat Komputer
* Inilah Pengobatan Alternatif Cina Yang Paling Aneh, Mujarab Sekaligus Paling Mengerikan
* Mengapa Page Rank Naik Turun
* Tips Membuat Password, Disk Reset Password, dan Cara Reset Password Pada Sistem Operasi Windows7
* 10 Kesalahan SEO Paling Mematikan Bagi Blogger Pemula
* Tujuh Langkah Keamanan Komputer Pada Sistem Operasi Windows 7
* Kapan Tepatnya Perawatan atau Perbaikan Registry Dilakukan
* Belajar Jaringan Komputer Seri Keempat
* Mempercepat Shutdown Laptop
* Mencegah Kehilangan Data Dengan Zemana AntiLogger
* Belajar Jaringan Komputer Seri Ketiga
* Seri-Keempat Perawatan Komputer dengan Tools Terbaik Untuk Windows
* Seri-Ketiga Perbaikan Komputer dan Perawatan Komputer dengan Tools Terbaik Untuk Windows
* Seri-Kedua Perbaikan Komputer dan Perawatan Komputer dengan Tools Terbaik Untuk Windows

Artikel Populer

* Kiat Memelihara Loyal Traffic
* Memperbaiki Koneksi Internet
* Apakah Anda Butuh Pembuktian ?
* Manfaat Statistik Histats
* Pagerank Turun

Komentar Terakhir

* amet on Mempercepat Shutdown Laptop
* Caang on Manfaat Statistik Histats
* admin on Manfaat Statistik Histats
* dilla - indahnya berbagi... on Manfaat Statistik Histats
* admin on 8 Cara Paling Mudah Untuk Mempercepat Komputer
* setyo on 8 Cara Paling Mudah Untuk Mempercepat Komputer
* Hisyam hananto on Mengapa Page Rank Naik Turun
* namira on 8 Tips SEO Untuk Blogger Pemula

RSS agus4sale

* Tips SEO On Page, Berhasil Mencapai Posisi 3 Besar Google, 4 Besar Yahoo
* 8 Cara Paling Mudah Untuk Mempercepat Komputer
* Inilah Pengobatan Alternatif Cina Yang Paling Aneh, Mujarab Sekaligus Paling Mengerikan
* Mengapa Page Rank Naik Turun
* Tips Membuat Password, Disk Reset Password, dan Cara Reset Password Pada Sistem Operasi Windows7
* 10 Kesalahan SEO Paling Mematikan Bagi Blogger Pemula
* Tujuh Langkah Keamanan Komputer Pada Sistem Operasi Windows 7
* Kapan Tepatnya Perawatan atau Perbaikan Registry Dilakukan
* Belajar Jaringan Komputer Seri Keempat
* Mempercepat Shutdown Laptop
* Top 10 Windows Vista Hacks-8 [del.icio.us]
* Belajar Komputer dan Internet [del.icio.us]
* Permainan online gratis di Games.co.id [del.icio.us]
* : Keamanan Komputer (Seri-10) [del.icio.us]
* Belajar Internet-10 [del.icio.us]

Mengatasi Masalah Komputer Mati Tanpa Peringatan

05.48 / Diposting oleh Sistem Informatika / komentar (0)

Jika komputer mati dan sebelumnya ada peringatan, itu berarti anda masih bisa mengetahui kira-kira sumber masalahnya apa. Tetapi kalau sedang digunakan dan tiba-tiba komputer mati begitu saja tanpa ada peringatan? Apa penyebab dan jalan keluarnya? Inilah solusinya;

Penyebab dan solusinya bisa salah satu dari kemungkinan di bawah ini.

1. Komputer terlalu Panas atau overheat
2. Masalah kesalahan/kerusakan hardware.
3. Virus komputer.
4. Masalah pada sistem operasi misalnya Windows.
5. Kegagalan lain dari hardware

Komputer terlalu Panas atau overheat

Sebuah komputer dapat mematikan dirinya sendiri tanpa peringatan jika telah melebih panas maksimal yang disyaratkan (terutama Processor). Banyak komputer saat ini dirancang untuk mematikan atau me-reboot secara otomatis jika komputer, prosesor, atau perangkat lain di komputer Anda terlalu panas. Jika Anda telah mendengar ada suara-suara yang tidak normal dari komputer Anda seperti mendenging tinggi, ini bisa menunjukkan kegagalan dalam komputer Anda.

Anda dapat memulai dengan memeriksa kipas pada power supply dengan memeriksa bagian belakang komputer dan melihat apakah kipas angin bergerak dengan lancar. Anda bisa juga membuka komputer dan pastikan kipas bekerja (kipas prosesor dan kipas casing) dan / atau jika VGA menggunakan kipas, lalu silakan masuk ke BIOS dan pastikan BIOS tidak melaporkan kesalahan apapun. Perhatikan juga letak dari aluminium pendingin sebab jika posisinya tidak tepat, maka walaupun ada kipas, proses pendinginan akan tetap ada masalah.Pengguna dapat juga dapat menentukan seberapa panas komputer dengan onboard sensor termal. Jika komputer Anda dilengkapi dengan sensor ini, pastikan CPU anda tidak aktif overheat

Masalah kesalahan/kerusakan hardware

Setiap kegagalan komponen perangkat keras komputer Anda dapat menyebabkan komputer Anda untuk secara tak terduga mati tanpa peringatan. Jika Anda baru menambahkan perangkat keras baru, pastikan itu tidak menyebabkan masalah-masalah bagi komputer Anda. Sebelum mencoba untuk membuka perangkat keras, pastikan Anda tidak mengalami masalah karena konflik hardware dengan cara melihat Device Manager untuk mengecek kesalahan.

Jika masalah muncul ketika Anda baru saja memasang hardware baru ke dalam komputer, maka bisa dipastikan perangkat baru inilah penyebabnya. Jalankan komputer setelah membuka perangkat tadi dan amati apakah masalah anda selesai atau tidak.

Virus komputer

Mungkin komputer Anda terinfeksi virus yang dirancang untuk mematikan komputer Anda. Jika komputer Anda mati ketika menjalankan program tertentu pada waktu tertentu, misalnya komputer hanya langsung mati jika anda menjalankan Program Word maka itulah tandanya bahwa program tersebut terserang atau terinfeksi virus. Jika Anda yakin komputer Anda mungkin terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak yakin apakah komputer Anda terinfeksi virus, pastikan Anda melakukan scandengan anti virus terbaru.

Masalah dengan sistem operasi

Jika setelah mengikuti setiap rekomendasi di atas komputer Anda masih terus mati sendiri, kemungkinan anda mengalami masalah sistem operasi Microsoft Windows yang sulit dijelaskan. Untuk membantu memastikan bahwa hal ini terjadi, silakan coba langkah-langkah di bawah ini.

1. Reboot komputer dan masuk CMOS setup sebagai komputer boot. Jika Anda tidak terbiasa dengan cara memasukkan CMOS, silahkan download Panduan Menjadi Teknisi Komputer yang saya siapkan di samping.
2. Setelah Anda telah membuka komputer di CMOS setup, biarkan komputer beberapa saat.
3. Jika komputer tidak mati dalam beberapa waktu artinya dia bisa bertahan jalan pada BIOS maka kemungkinan penyebabnya adalah Microsoft Windows. Jika ini terjadi solusinya ada dalam buku Panduan Menjadi Teknisi Komputer

Kegagalan lain dari hardware

Jika setelah menginstal ulang sistem operasi Anda, atau selama instalasi sistem operasi Anda, kasus yang sama masih terjadi, sangat mungkin bahwa ada kegagalan hardware lainnya di komputer. Sering kali terjadi misalnya RAM, CPU, motherboard, dan / atau Power Supply.

Jika Anda memiliki persediaan ekstra bagian-bagian ini atau memiliki teman atau rekan kerja dengan konfigurasi yang sama, cobalah bertukar bagian-bagian ini untuk menentukan masalah Anda.Jika tidak, Anda perlu jasa teknisi yang lebih senior.

Pemandangan

Pemandangan